Siap-siap! TV Analog Akan Dimatikan Mulai April 2022

Seperti sudah pernah dibahas sebelumnya, peralihan dari siaran TV analog ke TV digital akan dilaksanakan tahun ini. Menurut jadwal yang telah dirilis Kemkominfo, ada tiga tahap penghentian siaran TV analog (Analog Switch Off), yaitu:

  1. Tahap pertama, berakhir pada tanggal 30 April 2022, akan dilaksanakan di 56 wilayah layanan di 166 kabupaten/kota
  2. Tahap kedua, berakhir pada tanggal 25 Agustus 2022, akan dilaksanakan di 31 wilayah layanan di 110 kabupaten/kota (termasuk Jabodetabek, Semarang Raya, Bandung Raya, Surabaya, DIY)
  3. Tahap ketiga, berakhir pada tanggal 2 November 2022, akan dilaksanakan di 25 wilayah layanan di 65 kabupaten/kota

Untuk mengantisipasi kesiapan masyarakat beralih ke perangkat televisi digital, mulai bulan Maret 2022 akan dibagikan set top box (STB) gratis untuk masyarakat miskin. Berikut ini persiapan menyambut pengalihan siaran TV dari analog ke digital:

(Sumber: siarandigital.kominfo.go.id)
  • Bagi yang sudah memiliki TV digital, ditandai dengan logo DVB-T2 pada pesawat televisinya, silakan mencoba menala (scan) kanal siaran digital Beberapa pesawat televisi memisahkan setting penalaan analog dan digital, ada juga yang menala siaran analog dan digital secara bersamaan. Cara membedakannya adalah siaran/kanal digital mempunyai label berupa LCN (dua atau tiga digit angka unik) dan nama stasiun (TVRI, RCTI, SCTV, atau yang lainnya), sedangkan kanal analog tidak mempunyai label dan nomor kanalnya berurutan dimulai dari yang pertama tertangkap oleh antena penerima/tuner.
  • Bagi yang belum memiliki TV digital, alias masih TV analog, Anda punya dua alternatif. Pertama, membeli perangkat televisi baru yang sudah digital, kemudian lakukan langkah di atas. Kedua, membeli Set Top Box (STB) yang mendukung DVB-T2. Di pasaran sudah banyak dijual STB dengan berbagai merek, spesifikasi dan harga (berkisar mulai 200 ribuan). Yang perlu diperhatikan tentu saja spesifikasinya, karena STB di pasaran bukan hanya untuk TV digital, namun juga untuk TV satelit (parabola), Internet Streaming (Android Box), dan ada juga perangkat hybrid, yang mendukung dua atau lebih teknologi (TV digital+satelit atau TV digital+streaming). Ciri-ciri fisik STB yang mendukung TV digital (DVB-T2) selain label adalah koneksi antena di bagian belakangnya.
    Setelah mendapatkan STB yang tepat, Anda perlu menyiapkan koneksi ke pesawat TV analog. Biasanya ada dua jenis koneksi yang tersedia: HDMI dan Composite (RCA). Koneksi HDMI menggunakan satu kabel dengan konektor berbentuk segienam berisi 19 pin, sedangkan composite menggunakan kabel bercabang tiga (merah, putih dan kuning). Pastikan koneksi yang tersedia di STB ada di pesawat TV Anda. Hubungkan kabel antena ke STB dan koneksi HDMI/Composite dari STB ke pesawat TV. Nyalakan STB dan TV, kemudian pindahkan masukan (input) TV dari antena/TV ke HDMI/Video sesuai jenis koneksi, kemudian lakukan penalaan (scan) kanal TV digital.
  • Apabila penalaan otomatis tidak berjalan dengan lancar, Anda bisa coba memasukkan/memilih sendiri parameter berupa nomor mux (multiplekser), yang bisa Anda dapatkan/cek dari internet atau menggunakan app sinyalTVdigital.
  • Apakah Anda harus mengganti antena TV/UHF Anda? Siaran TV digital masih menggunakan gelombang UHF sehingga antena yang kini digunakan masih bisa menangkap siaran TV digital. Kebanyakan “antena digital” yang ada di pasaran sekarang ini sebenarnya hanya antena UHF biasa + penguat sinyal (booster), teknologi yang sudah lama ada. Namun jika saat ini penerimaan siaran TV analog Anda kurang baik, alias “penuh dengan semut”, maka penggantian antena bisa jadi pertimbangan.
  • Apa yang akan terjadi setelah melewati tahap-tahap di atas? Jika Anda belum mempersiapkan perangkat yang diperlukan tentu saja televisi Anda tidak akan bisa ditonton, dengan catatan Anda tidak menggunakan perangkat selain antena TV/UHF.

Pada tahap persiapan ini, ada kemungkinan sinyal TV digital belum optimal, sehingga jangan terlalu khawatir apabila belum semua kanal televisi bisa ditangkap. Untuk mengecek kekuatan sinyal dan ketersediaan kanal TV digital di daerah Anda silakan memasang app sinyalTVdigital pada ponsel Android/iOS. Sedangkan untuk mengecek perangkat (TV, STB) yang mendukung TV digital (DVB-T2), terutama yang sudah tersertifikasi, bisa mencoba mengecek laman e-Sertifikasi Ditjen SDPPI dengan kata kunci “DVB-T2” untuk Nama Perangkat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s