Memperkenalkan: Windows 11

Setelah menjadi topik hangat selama bulan ini, akhirnya Microsoft secara resmi memperkenalkan versi terbaru sistem operasi andalannya, Windows 11. Setelah Mirosoft sibuk meyakinkan para pengguna Windows 7 (dan 8) untuk migrasi ke Windows 10 karena versi ini disebut-sebut sebagai versi ‘paripurna’, kenyataan berbicara lain. Selama lima tahun keberadaannya, Windows 10 telah mengalami sepuluh kali pembaruan “versi” sejak versi pertama (1511) hingga versi terkini (21H1). Bisa dikatakan bahwa Microsoft benar-benar menganggap Windows 11 ini jauh berbeda daripada Windows 10 sehingga membutuhkan brand baru yang bukan sekadar perbaikan dari Windows 10.

Tampilan Desktop Windows 11 (Sumber: blogs.windows.com)

Banyak perubahan yang diumumkan mulai dari tampilan hingga aplikasi. Dari gambar di atas, terlihat bahwa taskbar dan start menu mengalami perubahan yang cukup mendasar. Posisi tombol Start bergeser ke tengah (a la macOS) dan Start Menu juga mengalami perubahan tata letak dan tampilan dengan menghilangkan Live Tiles yang menjadi ciri khas sejak Windows 8, Search diletakkan di atas, Pinned Apps di bawahnya dan Recommended di bawahnya. Windows 11 juga menandai kembalinya Widgets, yang pertama (dan terakhir) kali hadir di Windows Vista. Perubahan lain termasuk “menghilangnya” sejumlah aplikasi yang biasa Anda temui pada instalasi default Windows 10 di antaranya: Paint 3D, 3D Viewer, Internet Explorer, OneNote, dan Skype. Khusus untuk Skype, Microsoft menggantikannya dengan Teams, yang akan terpasang pada setiap instalasi default Windows 11.

Aplikasi Android di Windows 11 via Amazon Appstore

Namun sebenarnya hal paling menarik dari kehadiran Windows 11 adalah perubahan pada distribusi aplikasi seiring perbaikan pada Microsoft Store. Ditambah lagi, kerja sama Microsoft dengan Intel (Bridge) dan Amazon (Appstore) akan menghadirkan aplikasi Android di Windows 11!

Windows 11 akan tersedia sebagai pembaruan gratis untuk setiap instalasi Windows 10 yang memenuhi syarat. Syarat utama yang harus dipenuhi adalah spesifikasi sistem yang jauh berbeda dari versi-versi Windows sebelumnya, yaitu:

  • Prosesor 64-bit berkecepatan 1 GHz ke atas dengan dua core atau lebih (Windows 11 hanya tersedia dalam versi 64-bit). Intel Core generasi ke-8 atau AMD Ryzen generasi ke-3 atau di atasnya.
  • Memory (RAM) 4 GB atau lebih
  • Kapasitas penyimpanan (storage) 64 GB atau lebih
  • Display card yang mendukung DirectX 12/WDDM 2
  • Layar tampilan 9 inci ke atas dengan resolusi HD (720p)
  • UEFI/secure boot
  • TPM versi 2.0

Persyaratan terakhir ini mungkin menjadi yang mengganjal banyak sistem yang sebelumnya mampu menjalankan Windows 10, namun dinyatakan tidak mendukung Windows 11. Anda bisa mengecek kesiapan sistem Anda menjalankan Windows 11 dengan mengunduh aplikasi PC Health Check dari situs Windows 11. Setelah mengunduh dan memasangnya, Anda tinggal menjalankan pengujian sistem dengan menekan tombol Check Now pada bagian Introducing Windows 11. Jika sukses, akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Tampilan PC Health Check

Jika muncul tampilan yang menyatakan sistem (PC) Anda tidak bisa menjalankan Windows 11 meskipun spesifikasinya lumayan bagus, cobalah mengecek versi TPM anda dengan menjalankan tpm.msc pada Run (tekan tombol Windows+R) atau ketikkan tpm pada field Search dan pilih Security Processor. Pastikan Specification Versionnya adalah 2.0. Jika versi yang tercantum adalah di bawah 2.0, maka itulah penyebab sistem Anda dinyatakan tidak bisa menjalalankan Windows 11.

Tampilan tpm.msc (TPM Management Console)
Tampilan Security Processor

Jadi, apakah Anda tengah menantikan kehadiran Windows 11 yang dijanjikan akan mulai dirilis akhir tahun ini? Microsoft menjanjikan Windows 10 masih akan didukung hingga tahun 2025, namun bagaimana selanjutnya untuk sistem yang tidak memenuhi syarat?

UPDATE: Microsoft sempat memperbarui aplikasi PC Health Check untuk menampilkan info yang lebih spesifik soal kompatibilitas dengan Windows 11 sebelum menghapus tautan unduhannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s