HOOQ dan Airy Tutup, Ketularan COVID-19?

Di dunia bisnis, jatuh bangunnya suatu usaha, berikut produknya, menjadi hal biasa. Terlebih di era online, saat produk  yang ditawarkan semakin abstrak dan cepat berubah. Seperti counterpart-nya di dunia “nyata”, aplikasi atau layanan berbasis web bisa berubah wajah, berganti kepemilikan, hingga akhirnya menghilang tanpa jejak. Bahkan, nama besar di balik sebuah aplikasi/layanan tidak menjamin, contoh: Yahoo! GeoCities, Google Reader, Yahoo Messenger, hingga BBM. Dalam situasi krisis atau resesi, bisnis online pastilah akan terpengaruh.

Di tengah situasi krisis akibat pandemi COVID-19, alias virus Corona ini efeknya terasa pada semua sektor kehidupan. Tutupnya fasilitas umum, pembatasan event, penutupan akses, berdampak pada dunia usaha mulai pemotongan gaji, PHK, hingga penutupan usaha. Meskipun ada juga sektor usaha yang justru berkembang di tengah situasi ini. Kali ini ada dua aplikasi/layanan online yang menutup usahanya di tengah pandemi COVID-19 yaitu HOOQ (layanan video streaming) dan Airy (layanan booking hotel dan tiket pesawat). Layanan HOOQ sebenarnya cukup populer karena banyak ditawarkan dalam paket-paket internet dari operator-operator telekomunikasi di Indonesia. Namun, pemegang saham mayoritasnya, Singtel, telah memutuskan untuk melikuidasi HOOQ pada akhir bulan April 2020. Sementara itu, Airy akan berhenti beroperasi pada akhir bulan Mei 2020. Industri pariwisata secara umum memang sangat terpukul akibat situasi pandemi COVID-19 ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s