Bolt Ditutup, Pelanggan Dialihkan ke Smartfren

(Sumber: bolt.id)

Setelah ramai berpolemik melawan Kementrian Kominfo, akhirnya layanan Bolt ditutup terhitung 28 Desember 2018. Penyebabnya adalah tunggakan pembayaran pemakaian frekuensi 2300 MHz selama tiga tahun oleh operator Internux dan First Media. Sempat menimbulkan kebingungan  bagi pengguna layanan internet kabel First Media, yang dioperasikan oleh perusahaan yang berbeda (LinkNet) dan tentu saja tidak memerlukan frekuensi, apalagi bayar lisensi.

Sementara itu, para pelanggan setia Bolt harus menghadapi kenyataan pahit dengan penghentian layanan ini. Untungnya, mereka diberikan pilihan, antara pengembalian pulsa/kuota (refund) atau pengalihan layanan ke Smartfren atau internet kabel First Media. Pelanggan yang memilih beralih ke Smartfren bisa melakukan verifikasi di Bolt Zone untuk mendapatkan kartu perdana Smartfren, sementara pelanggan Bolt Home yang berada dalam cakupan layanan internet kabel First Media bisa beralih ke layanan tersebut dengan penawaran khusus. Pengalihan ke Smartfren dilakukan karena keduanya sama-sama menggunakan frekuensi 2300 MHz.

Satu pemikiran pada “Bolt Ditutup, Pelanggan Dialihkan ke Smartfren

  1. Ping balik: Seputar Internet Mobile Broadband di Indonesia | ad-12 Labs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s