A Farewell to Frans

Spechless. Hanya itu reaksi saya saat mendengar kabar duka itu. Frans Thamura, mantan rekan kerja/atasan di Meruvian, meninggal dunia pada 20 Juni 2017 pukul 10.50 WIB. Sedikit menyesal karena tidak sempat menjenguk saat mendengar kabar ybs sakit (stroke). Bagi Penulis, Frans (seisi kantor biasa memanggilnya tanpa embel-embel) lebih daripada sekadar atasan dan rekan kerja, namun juga mentor yang mengenalkan dunia IT lebih mendalam. Penggiat IT di Indonesia mengenalnya sebagai sosok aktivis yang identik dengan Java (lewat Java User Group Indonesia), juga open source dan Linux. Lewat Meruvian, ia mencetak kader-kader baru IT melalui program seperti JENI dan jTechnopreneur. Project BlueOxygen menjadi payung dari aplikasi-aplikasi open source yang dihasilkan para programer Meruvian. Penulis termasuk salah satu yang mengikuti perkembangan Meruvian sejak pertama didirikan pada 28 Maret 2006. Selama 20 bulan di Meruvian, Penulis mengalami secara langsung saat-saat Meruvian mulai berkiprah di dunia IT Indonesia. Semoga saja sepeninggal mendiang Meruvian akan tetap eksis dan menjalankan misinya ke depan.

(sumber: ardhian.wordpress.com)

(sumber: ardhian.wordpress.com)

Sebagaimana halnya manusia, mendiang tak lepas dari pro dan kontra seputar karakternya. Ceplas-ceplos adalah ciri utamanya, seringkali menimbulkan kontroversi saat kicauannya menjadi konsumsi publik. Bagi Penulis pribadi yang pernah merasakan interaksi rutin di tempat kerja, hal ini mungkin sudah biasa, namun bagi kebanyakan orang yang hanya mengenalnya lewat media sosial dan derivatifnya, memang cukup sulit diterima. Tentu saja, setelah ini Penulis mengharapkan semua kontroversi itu dihentikan demi kemaslahatan bersama.

(Sumber: netyherawaty.com)

Sejak mengundurkan diri dari Meruvian untuk melanjutkan S2, Penulis mulai jarang kontak dengan mendiang, juga setelah DO dan kembali bekerja. Terakhir berinteraksi via Facebook tentang kenangan saat bersama-sama di Meruvian entah berapa tahun yang lalu (akun ybs sudah dihapus). Keinginan untuk bertemu untuk sekadar basa-basi pun tak kesampaian. Selamat jalan Frans, terima kasih atas dukungan dan bimbingannya, semoga diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s