Yahoo! Dijual ke Verizon, Windows 10 Tak Lagi Gratis

Setelah 21 tahun, Yahoo! akhirnya diambil alih oleh perusahaan telekomunikasi Verizon senilai US$ 4,4 miliar. Didirikan oleh David Filo dan Jerry Yang sebagai direktori situs internet, Yahoo! berkembang sebagai portal web terpopuler hingga bernilai US$ 125 miliar sebelum dotcom bubble di tahun 2000. Yahoo! adalah situs web terpopuler, dengan layanan seperti e-mail, messaging, news, games, dan berbagai content lain. Memasuki dekade 2000-an, Yahoo! mengalami banyak kesulitan dengan meningkatnya persaingan, akuisisi yang gagal (GeoCities, Del.icio.us, Briadcast.com, Flickr, Koprol, Tumblr), dan semakin populernya mobile platform. Di tahun 2008, Microsoft pernah menawar US$ 44,6 miliar untuk membeli Yahoo! dan ditolak. Setelah pembelian Verizon, Yahoo! menyisakan dua investasi mereka yang paling berharga: 20% saham di AliBaba (vendoe-commerce terbesar di Tiongkok) dan 34,75 % saham di Yahoo! Japan, yang bernilai total sekitar US$ 40 miliar, sepuluh kali lipat nilai akuisisi Yahoo!.

(sumber: Yahoo! Finance)

Di sisi lain, penawaran Windows 10 upgrade gratis akan berakhir tanggal 29 Juli 2016. Setelah tanggal 29 Juli, Windows 10 akan tetap tersedia sebagai produk berbayar. Microsoft juga mengumumkan pembaruan untuk Windows 10, “Anniversary Update” yang akan tersedia mulai tanggal 2 Agustus 2016. Jadi, bagi pengguna Windows 7/8/8.1 yang ingin merasakan Windows 10 harus segera melakukan pembaruan sebelum 29 Juli.

(sumber: winsupersite.com)

Iklan

.NET Core 1.0 Dirilis

Microsoft baru-baru ini merilis .NET Core 1.0 untuk platform Windows, Linux, dan Mac. Setelah menjalani pengembangan selama dua tahun, akhirnya .NET Core dinyatakan stabil dan siap digunakan. Yang membedakannya dengan .NET Framework yang selama ini kita kenal adalah .NET Core ini berlisensi open source (MIT dan Apache 2) serta tersedia untuk beberapa platform. Microsoft sebelumnya juga telah merilis Visual Studio Code, yang juga open source dan tersedia untuk platform Windows, Linux, dan Mac. Fitur-fitur .NET Framework lebih lengkap namun hanya tersedia untuk platform Windows, lisensinya juga proprietary.

(sumber: MSDN Blogs)

Dengan rilis .NET Core  ini, Microsoft semakin menampakkan komitmennya di dunia open source. Pengembangan aplikasi dewasa ini yang cenderung mengarah ke cloud, yang didominasi open source mau tidak mau menuntut vendor-vendor teknologi untuk menyesuaikan diri. Para pengembang sekarang bisa menggunakan bahasa pemrograman C# untuk mengembangkan aplikasi multiplatform, selain menggunakan Mono.