Telkom vs MNC, Persaingan Media Masa Depan?

Internet sudah bukan lagi kemewahan bagi masyarakat, namun perlahan telah menjadi kebutuhan sebagaimana telepon. Sebagai sarana telekomunikasi, bahkan bisa dikatakan internet adalah masa depan semua bentuk komunikasi, bukan hanya browsing atau messaging, namun juga mendengarkan musik, menonton televisi/film, juga menelepon dan berbelanja. Sehingga, layanan internet akan ditawarkan bukan hanya oleh operator telekomunikasi, tapi juga oleh para broadcaster media, khususnya TV kabel. Konvergensi antara telekomunikasi dan media pun tak terhindarkan lagi. Apalagi, pengguna atau konsumen tidak lagi harus menguasai PC untuk bisa mengakses internet, cukup menggunakan smartphone yang tentunya lebih memasyarakat. Ke depannya, pesawat televisi juga akan bisa digunakan untuk mengakses internet.

(sumber: likeupdate.com)

Lima tahun lalu mungkin hanya ada FirstMedia (d.h. KabelVision) yang menawarkan layanan broadband internet dan TV kabel. Sekarang ini, paling tidak ada lima perusahaan yang menawarkan layanan serupa: Telkom dengan IndiHome, MNC dengan PlayMedia, Sinarmas dengan MyRepublic, BizNet dengan Biznet Home, dan IndosatOoredoo dengan GIG. Dengan meluasya layanan internet fixed broadband ke rumah-rumah, maka layanan berbasis internet terutama multimedia akan semakin menarik. Persaingan antar operator tentu bisa berdampak baik atau buruk bagi konsumen, seperti halnya pada mobile broadband. Seperti yang baru-baru ini diberitakan, aksi pembersihan tiang milik Telkom dari “penghuni liar”, apakah itu kabel dari operator lain atau sekadar tali pengikat spanduk, Ternyata, salah satu operator internet kabel, MNC PlayMedia bereaksi lewat media-media miliknya, memrotes pemutusan kabel milik MNC PlayMedia oleh operator lain.

Media pun mulai mengaitkan dengan “pertikaian” antara Telkom dan MNC group seputar penayangan channel televisi milik MNC grup (RCTI, MNCTV, GlobalTV, i-NewsTV) di layanan UseeTV milik Telkom. Akhirnya, Telkom pun menghapus channel-channel tersebut dari UseeTV per April 2016. Channel-channel televisi milik MNC group juga tidak ada di layanan FirstMedia. Mau ditarik lebih jauh lagi, di tahun 2013 Telkom akan menjual TelkomVision, layanan TV berbayarnya, yang akhirnya dibeli CTCorp menjadi TransVision. Waktu itu ada kabar bahwa Hari Tanoe (MNC group) “dilarang” membeli TelkomVision.  Telkom IndiHome sendiri tak lepas dari masalah, mulai blokir NetFlixpenerapan FUP, penghapusan beberapa channel UseeTV, bundling layanan telepon rumah, sampai injeksi script iklan pada layanan internetnya. Di sisi lain, masyarakat juga dihadapkan pada kenyataan belum meratanya jaringan internet broadband ini karena investasinya cukup tinggi. Pada akhirnya, persaingan antara penyedia layanan internet ini haruslah berjalan pada koridor aturan yang tegas, agar tidak merugikan masyarakat dan juga operator itu sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s