Bekerja dengan MS Office dan Google Drive (Docs)

Microsoft Office adalah aplikasi “wajib” bagi pengguna sistem operasi MS Windows. Bundel aplikasi ini digunakan untuk mengolah dokumen, lembar kerja, presentasi, yang banyak dibutuhkan di perkantoran, juga di dunia pendidikan. Para mahasiswa mulai dekade 90-an pasti mau tidak mau harus mengakrabi aplikasi ini untuk mengerjakan tugas kuliah dan skripsi. Dominasi Microsoft Office belum tergoyahkan sampai saat ini dan masih menjadi “cash cow” bagi Microsoft selain Windows. Kompetitor MS Office cukup banyak, mulai dari Lotus SmartSuite (dibeli IBM, sekarang diskontinyu), WordPerfect Office (berganti-ganti pemilik, mulai Novell sampai Corel), StarOffice (diakuisisi Sun, yang kemudian diakuisisi Oracle, sekarang diskontinyu). OpenOffice (versi open source dari StarOffice, sekarang di bawah Apache Project), LibreOffice (fork dari OpenOffice) dan beberapa nama lain seperti SoftMaker dan Kingsoft.

Memasuki era online dan mobile, muncullah Google sebagai pemain besar. Bukan hanya sebagai penyedia layanan web, Google juga meluncurkan sejumlah aplikasi untuk menyaingi hegemoni Microsoft, seperti Chrome OS, Android, dan Google Docs/Google Drive. Google Docs adalah bundel aplikasi web untuk perkantoran yang diintegrasikan dengan layanan penyimpanan file Google Drive. Pada awal kemunculannya di tahun 2007, Google Docs sempat dikritik karena dianggap sebagai “mainan” yang jauh dari fungsionalitas aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Baru setelah popularitas mobile platform seperti Android membuat aplikasi berbasis web mulai dipandang serius. Microsoft pun akhirnya meluncurkan Office Online sebagai versi web dari Microsoft Office. Google Docs menggunakan format file yang berbeda dari aplikasi perkantoran lainnya.  (sumber: szlifestyle.com)

Meskipun Microsoft Office dan Google Docs/Drive saling bersaing, keduanya bisa “bekerja sama”. Hal ini dibutuhkan untuk mereka yang menggunakan Microsoft Office di desktop dan Google Docs dan Google Drive untuk berkolaborasi secara online. Ada tiga cara agar keduanya bisa digunakan bersama-sama:

  1. Instalasi Google Drive for PC/Mac
    Cara pertama yang umum digunakan adalah melakukan instalasi Google Drive for PC/Mac. Instalasi aplikasi ini akan mengeset sebuah “shared folder” dalam sistem yang akan tersinkronisasi dengan Google Drive. Perubahan yang dilakukan dalam folder lokal akan mengubah folder online, dan sebaliknya. (sumber: CNet)
  2. Instalasi Ekstensi Chrome Office Editing for Docs
    Cara kedua adalah melakukan instalasi ekstensi Office Editing for Docs untuk browser Google Chrome. Instalasi ekstensi ini menyebabkan file-file Microsoft Office yang disimpan di Google Drive dapat dibuka/diedit menggunakan Google Docs. (sumber: chrome.google.com)
  3. Instalasi Google Drive plug-in for Microsoft Office
    Cara ketiga (dan terbaru) adalah dengan melakukan instalasi Google Drive plugin for MS Office. Instalasi plugin ini akan menambahkan fungsi-fungsi Google Drive ke dalam aplikasi Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint), seperti open, save, share, rename, dan move. (sumber: googledrive.blogspot.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s