Bye Bye Mandriva!

Akhirnya terjadi juga, setelah beberapa kali dikabarkan pailit dan kembali lagi, akhirnya Mandriva benar-benar gulung tikar. Perusahaan asal Prancis itu memulai sebagai MandrakeSoft di tahun 1998, sebelum berganti nama menjadi Mandriva di tahun 2005 sebagai hasil merger dengan Conectiva (dan Lycoris). Pergantian nama ini disebabkan oleh tuntutan hukum dari pemilik hak cipta Mandrake the Magician.

Logo Mandriva (sumber: Wikipedia)

Disto Mandrake Linux pada mulanya adalah fork dari Red Hat Linux yang dioptimasi untuk platform Pentium (586) dan menggunakan tampilan grafis KDE. Mandrake Linux menjadi distro Linux desktop terpopuler di awal 2000-an sampai munculnya Ubuntu di tahun 2004. Penulis pertama kali mengenal Linux lewat distro Mandrake versi 5.3. Di puncak popularitasnya, MandrakeSoft pernah memperkenalkan layanan Mandrake Club yang kontroversial. Bagi yang masih ingin mencoba distro Mandriva, bisa mencoba beberapa distro turunannya seperti: Mageia, ROSA, PCLinuxOS, dan OpenMandriva. Au revoir, Mandriva!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s