Mencoba Windows 8 (Consumer Preview)

Seperti telah diketahui, Microsoft akan segera merilis versi terbaru sistem operasi Windows, yaitu Microsoft Windows 8. Sebelum merilis secara resmi, Microsoft telah merilis beberapa versi uji coba (preview) untuk memberikan gambaran kepada publik mengenai sistem operasi yang baru ini. Setelah merilis versi Developer Preview pada tanggal 13 September 2011, versi Consumer Preview dirilis pada tanggal 29 Februari 2012, dan versi Release Preview dirilis pada tanggal 31 Mei 2012. Windows 8 menjadi pembicaraan karena perubahan radikal pada antamuka penggunanya yang mengacu pada tampilan sistem operasi Windows Phone 7, yang menggunakan Live Tiles sebagai pengganti icon, taskbar, dan tombol Start. Dari sisi pengembangan aplikasi, Windows 8 memperkenalkan Metro, sebuah framework pengembangan aplikasi berbasis HTML5, CSS, dan JavaScript.

Penulis akhirnya berkesempatan menguji sistem operasi ini (versi Consumer Preview) menggunakan image .iso dari DVD bonus Majalah InfoKomputer edisi 04/2012. Image ini diinstalasikan pada lingkungan virtual VMWare Workstation versi 8.02 (Anda juga bisa menggunakan VMWare Player 4) yang sudah memiliki setelan untuk Windows 8. Setelan standar VMWare mengalokasikan 1 GB RAM dan 60 GB HDD, Anda bisa mengubah setelan ini nantinya (disarankan untuk menambah RAM menjadi 2 GB atau lebih). Proses instalasi Windows 8 mirip dengan Windows 7, tidak banyak pengaturan yang harus dilakukan kecuali membuat akun pengguna (user) untuk dapat masuk (login) ke dalam Windows 8.

Tampilan Start Screen di Windows 8

Tampilan Start Screen di Windows 8

Seperti telah banyak dipublikasikan, tampilan awal Windows 8 jauh berbeda dengan versi-versi sebelumnya. Hilang sudah desktop, taskbar, system tray, icon, widget, dan tombol Start, termasuk juga wallpaper. Anda akan menghadapi Start Screen yang berisi Live Tiles, layaknya tampilan ponsel berbasis Windows Phone 7. Untuk sementara ini, tampilan Windows “klasik” masih bisa diakses dengan menggunakan petak (tiles) Desktop dan juga Windows Explorer (lengkap dengan Ribbon). Namun, tetap saja tidak ada tombol Start, yang kini diintegrasikan penuh dengan start screen. Ketikkan satu huruf di start screen dan akan muncul daftar aplikasi yang memuat karakter yang diketikkan, seperti kita mengetikkan karakter dalam search box di start menu Windows Vista atau 7. Windows 8 dilengkapi sejumlah aplikasi (app) standar seperti: Internet Explorer, Mail, Photos, People (contact), Calendar, Messaging, Store, Camera, Remote Desktop, Weather, Finance, SkyDrive, Xbox LIVE, Reader, Music, Video, dan Maps. Sejumlah aplikasi membutuhkan akses internet dan ID Microsoft (Live, MSN, Hotmail, Xbox). Untuk menggunakan aplikasi internet (Mail, People, Calendar, Messaging, SkyDrive, Maps, Weather, Finance, Xbox) kita harus menghubungkan akun pengguna lokal dengan akun Microsoft.

Tampilan Desktop di Windows 8

Tampilan Desktop di Windows 8

Aplikasi di Windows 8 (berbasis Metro) akan berjalan dalam modus layar penuh (full screen) layaknya aplikasi dalam ponsel cerdas (smartphone) atau tablet. Untuk kembali ke tampilan Start Screen, klik pada sudut kiri bawah layar (seakan-akan mengakses tombol Start) dan kita akan kembali ke tampilan awal (Start Screen). Tombol pintas (shortcut) Windows key + Tab pada keyboard juga masih bisa digunakan untuk berpindah antaraplikasi, atau gerakkan mouse ke sisi kiri layar. Ke depannya, semua aplikasi berbasis Metro hanya akan didistribusikan via Microsoft Store (semacam Apple AppStore). Aplikasi Photos mendukung SkyDrive, Facebook, dan Flickr, Mail mendukung Hotmail dan Gmail, People mendukung Facebook, Twitter, LinkedIn, dan Exchange, Messaging mendukung Live Messenger dan Facebook.

Mengetik artikel menggunakan Internet Explorer 10 di Windows 8

Mengetik artikel menggunakan Internet Explorer 10 di Windows 8

Masalah yang timbul selama instalasi adalah kartu jaringan yang tidak dikenali sehingga tidak dapat terhubung ke internet, solusinya adalah dengan mengedit secara manual file .vmx (Windows8.vmx) danmenambahkan baris: ethernet0.virtualDev = “e1000”. Kemudian instalasikan juga VMWare Tools agar kinerja perangkat virtual semakin optimal. Caranya, klik kanan pada gambar CD di status bar VMWare lalu pilih Connect…, lalu cari file windows.iso pada folder VMWare Workstation. Kemudian eksekusi file Setup pada drive D: menggunakan Windows Explorer, dan ikuti langkah-langkah instalasi hingga selesai.

Instalasi VMware Tools di Windows 8

Instalasi VMware Tools di Windows 8

Kesan pertama setelah menggunakan Windows 8 ini adalah: butuh sedikit penyesuaian, namun tidak seburuk yang dibayangkan. Seperti halnya sistem operasi apapun, dukungan perangkat keras adalah syarat mutlak agar penggunaannya lancar. Tulisan ini bahkan diketik menggunakan Internet Explorer 10 di Windows 8 (lihat gambar di atas). Memang masih perlu pembuktian terutama kehadiran aplikasi berbasis Metro agar pengalaman menggunakan Windows 8 semakin menyenangkan. Sejauh ini Penulis belum (berhasil) menjalankan aplikasi Windows lama di Windows 8, meskipun kemungkinan besar akan tetap bisa dijalankan.

Bermain Solitaire di Windows 8

Bermain Solitaire di Windows 8

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s