Seputar Internet Mobile Broadband di Indonesia

Saat ini, mobile broadband internet di Indonesia sedang naik daun, mengulangi booming komunikasi seluler sepuluh tahun yang lalu. Jika dulu, kita hanya mengenal tiga operator telekomunikasi seluler, kini sudah ada 10 operator dengan berbagai teknologi dan tawaran. Belum lagi perang tarif yang terjadi membuat konsumen harus terus mencermati setiap promosi dari operator, belum lagi kemungkinan perubahan tarif di masa yang akan datang. Mobile broadband internet menjadi marak selain karena mulai jenuhnya persaingan di jasa voice dan text (SMS) dan “kegagalan” pemassalan fixed line broadband internet akibat rendahnya penetrasi dan investasi di bidang ini. Operator fixed line terbesar, Telkom dengan Speedy-nya, yang praktis memonopoli infrastruktur DSL sudah lama tidak menambah kapasitas jaringan fixed line-nya, sementara operator lain yang menggunakan media TV kabel dan serat optik mengalami kesulitan mengembangkan jaringannya untuk minimal dapat mendekati Telkom.

Secara umum, mobile broadband internet dibagi menjadi dua teknologi, GSM dan CDMA 2000. Dalam teknologi GSM dikenal istilah-istilah seperti GPRS, EDGE, UMTS/WCDMA, HSDPA, HSUPA, HSPA, dan LTE, yang merupakan perkembangan teknologi akses data. Sementara di CDMA ada istilah CDMA 2000 1x, EVDO Rev. 0, EVDO Rev. A, dan EVDO Rev. B. Saat ini teknologi terakhir yang ditawarkan kepada konsumen (massal) adalah HSDPA (GSM) dan EVDO Rev. A (CDMA), meskipun operator Indosat sudah menawarkan teknologi DC-HSPA+ dan SmartFren juga menawarkan CDMA EVDO Rev. B, namun paket yang ditawarkan relatif sangat mahal dan kurang terjangkau masyarakat umum.

Berikut ini, ikhtisar teknologi yang ditawarkan operator seluler di Indonesia:

  1. Telkomsel: HSDPA, frekuensi 900/1800 MHz
  2. Indosat: HSDPA (Broom), DC-HSPA+, frekuensi 900/1800 MHz
  3. XL Axiata: HSDPA, frekuensi 900 MHz
  4. Hutchinson (3): HSDPA, frekuensi 1800 MHz
  5. Natrindo (Axis): UMTS/WCDMA, frekuensi 1800 MHz
  6. Telkom Flexi: CDMA 2000 1x (EVDO di bulan Juni), frekuensi 800 MHz
  7. Indosat StarOne: CDMA 2000 1x, frekuensi 800 MHz
  8. Bakrie Telecom: CDMA EVDO Rev. A (AHA), frekuensi 800 MHz
  9. Mobile-8 (Fren): CDMA EVDO Rev. A (Mobi), frekuensi 800 MHz*
  10. Smart Telecom: CDMA EVDO Rev. A/B, frekuensi 1900 MHz
  11. Sampoerna Telecom (Ceria): CDMA EVDO Rev. A, frekuensi 450 MHz
  12. Bolt!: LTE, frekuensi 2300 MHz (UPDATE)

*Mobile-8 telah bergabung dengan Smart Telecom menjadi Smartfren

UPDATE:

Perlu diperhatikan bahwa kualitas dan daerah jangkauan sinyal tiap-tiap operator berbeda-beda. Kualitas internet mobile broadband dipengaruhi juga oleh jarak penerima dari BTS, kepadatan BTS yang digunakan, dan kualitas modem yang digunakan. Konsumen harus cermat memilih perangkat dan layanan operator yang ingin digunakan.

Sebagai patokan dalam memilih layanan internet mobile broadband adalah sebagai berikut:

  • Mengecek kualitas sinyal di tempat Anda, yang paling akurat dengan meminjam modem dan kartu milik teman, kalau bisa dari semua operator, dan mencobanya di lokasi yang diinginkan. Jika tidak memungkinkan, galilah informasi dari sumber lain: pihak operator, online (forum, milis, blog)
  • Memilih operator yang akan digunakan, menurut kualitas sinyal, tarif/paket, dan pertimbangan lain
  • Memilih perangkat yang diperlukan: modem, kartu perdana, penguat sinyal/antena dan software pendukung (jika diperlukan)

Daftar Tarif Internet Mobile Broadband (per 1 April 2016)  (format: PDF).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s