Antara Sony AK, Sony Corp, dan Sony…whatever

Logo Sony AK Knowledge Center

Baru-baru ini ada kabar yang lumayan menggemparkan, soal somasi Sony Corporation, yang dikenal dengan produk elektronik dan teknologi informasi (di Indonesia paling terkenal dengan nama alias “PS”) melawan seorang penggiat teknologi informasi dan blogger, Sony Arianto Kurniawan, pemilik domain sony-ak.com dan situs Sony AK Knowledge Center. Pihak Sony, lewat kuasa hukumnya HHP, mengirimkan surat somasi yang mempermasalahkan penggunaan nama domain yang mirip dengan merek terdaftar “Sony” dan situs yang isinya tentang pengetahuan seputar dunia IT itu bersinggungan dengan bidang usaha Sony Corp. yang salah satunya di bidang pendidikan dan penyediaan latihan.

Wow. Itu reaksi pertama Penulis, yang telah mengenal situs Sony AK sejak lima tahun yang lalu (domain ybs didaftarkan tahun 2003). Setelah sekian lama, baru sekarang dipermasalahkan. Reaksi yang muncul pun beragam, meskipun cenderung satu suara, mulai dari dukungan moral sampai seruan boikot produk Sony, produk Jepang, dan somasi balik serta class action. Pihak yang disomasi pun sudah menjawab, dengan inti bahwa nama domain itu digunakan bukan untuk kepentingan komersial dan tidak ada maksud melanggar merek “Sony” dan menyesatkan publik. Menariknya, pihak Sony Japan ternyata belum menentukan sikap tegas soal somasi ini, mengingat dampaknya terhadap image Sony di Indonesia, apalagi setelah mereka menutup semua pabriknya di Indonesia terhitung akhir Agustus 2009.

Menurut Penulis, somasi ini tidak perlu dilakukan, apalagi dengan ancaman untuk menanggalkan penggunaaan nama domain sony-ak.com. Konon kasus serupa pernah terjadi di Jepang, ketika putra pemilik pabrik mobil Nissan (yang bernama Uzi Nissan), mendaftarkan nama domain nissan.com saat Nissan Motor lebih dikenal dengan nama Datsun. Kasus ini kemudian dimenangkan Uzi Nissan. Untuk kasus Nissan, kedua pihak ada di Jepang, sehingga memang berpengaruh langsung. Sedangkan situs Sony AK berbahasa Indonesia, dan Sony Corporation berpusat di Jepang dan berskala bisnis internasional. Akan lebih masuk akal jika situs milik Sony AK berbahasa Jepang atau Inggris. Apalagi Sony Corp. bisa dikatakan berbisnis di bidang pendidikan dan latihan di Indonesia, wong pabrik saja ditutup.

Nama domain sony-ak.com didaftarkan atas daftar nama orang, bukan membonceng merek Sony, seperti merek CD atau merek pelesetan macam Sunny dan Sonic. Mengganti nama domain itu bisa diartikan mengganti nama, yang tentu akan sangat menggelikan. Bisa-bisa semua nama berikut ini juga harus diganti: Sony Dwi Kuncoro (atlet bulutangkis), Sony Tulung (presenter), Sony Rambing (promotor tinju), dan Soni Harsono (mantan menteri), juga semua orang bernama Sony yang anda kenal (seperti Sony Chiba atau Sony Liston?). Semoga saja kasus ini bisa diselesaikan dengan baik dan adil bagi semua pihak.

UPDATE (21-03-2010):
Akhirnya, Sony Corp mencabut somasi dan mengizinkan penggunaan nama domain sony-ak.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s