First Month in ITB

Tak terasa sudah sebulan kembali ke Bandung untuk kuliah di ITB. Kesan pertama, tidak ada internet (gratis)! Semuanya pake password. Berhubung mahasiswa jalur ‘khusus’ alias potong kompas, maka registrasi dan segalanya pun dilakukan serbakilat dan rinci, sampai-sampai selembar surat pun bisa menghalangi seluruh proses. Registrasi belum selesai artinya belum dapat NIM, belum dapat NIM berarti nggak dapet password, dan nggak dapat password berarti nggak ada internet di kampus.
Entah mengapa peringatan dini dari seorang teman tentang perbedaan UGM dan ITB khususnya MST dan MRP menjadi kenyataan. Jadwal di sini sangat rapi, maklum jumlah mata kuliahnya lebih sedikit. Di lain pihak, SKS bertambah tiap mata kuliah berarti jam kuliah menjadi lebih panjang, dan kebanyakan sore. Fasilitas…? yah memang harus diterima apa adanya, masih bagus dibayari kuliahnya. Nilai TOEFL dari luar ITB tidak diakui, berarti harus tes lagi (dan bayar lagi).
Sampai hari kemarin, saat kepastian mengenai nasib ke luar negeri (Jerman) dipastikan. Hanya 5 dari 20 orang yang berhak mengikuti program ini sepenuhnya, kiuliah di Universitat Karlsruhe selama 10 bulan. LIma belas lainnya hanya mendapat opsi ke luar negeri selama 2-3 bulan tanpa harus kuliah karena anggarannya tidak cukup mendanai 15 orang kuliah tamu selama 5 bulan. Syarat ke luar negeri: TOEFL internasional harus 550 dan sertifikat German A1 dan A2 (untuk mendapatkan visa). Akhir bulan Mei akan diajukan 10 nama untuk diseleksi menjadi maksimal 5 orang yang berhak mengikuti program Resource Engineering di Karlsruhe. Alhasil, selama empat bulan ini kursus bahasa Jerman akan diintensifkan dengan guru asal Goethe Institute. Ditambah lagi, semua harus mulai memikirkan topik thesis nantinya. Yang tidak terpilih ke Jerman akan langsung menulis thesis dengan deadline sampai Mei 2009, boleh di UGM maupun ITB dengan diselingi ‘jalan-jalan’ ke Jerman selama 2-3 bulan. Angkatan kedua dan seterusnya akan mengalami pemotongan anggaran dengan 5 besar tetap ke Karlsruhe dan 15 lainnya langsung mengerjakan thesis tanpa jatah ‘jalan-jalan’ ke luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s