Linux for Beginners (Yet Another Linux FAQ)

  1. Q: Apa itu Linux? Apa bedanya dengan Windows?
    A: Linux adalah sistem operasi, sama seperti Windows. Linux bisa menggantikan Windows, atau diinstalasi bersama-sama Windows dalam satu komputer/hard disk.
  2. Q: Apakah Linux lebih bagus dibandingkan Windows?
    A: Relatif, dilihat dari sudut pandang yang mana. Secara umum Linux unggul dari segi harga (gratis atau sangat murah dibandingkan Windows), kemudahan (proses instalasi sekaligus dengan driver dan aplikasi), keamanan (virus Linux sangat jarang, virus Windows tidak bekerja di Linux), dan fleksibilitas (banyak pilihan distro, tampilan, konfigurasi). Windows unggul di sisi ketersediaan aplikasi, dukungan driver hardware, dan mindset lingkungan yang sudah terbiasa menggunakan Windows dan aplikasinya.
  3. Q: Apakah komputer saya bisa dipasangi Linux?
    A: Bisa. Linux (atau tepatnya distro Linux) tersedia untuk lebih dari 11 platform komputer (Intel x86 32bit [Pentium], AMD 64bit, Itanium [intel 64bit], PowerPC, SPARC, MIPS, Alpha, AS/400]. Linux juga tersedia untuk platform PDA, Sony Playstation, Microsoft XBox, dan Handphone (Motorola ROKR, seri A).
  4. Q: Apakah Linux bisa dipasang di komputer dengan Windows?
    A: Bisa. Ada tiga cara memasang Linux di komputer yang sudah terinstalasi Windows: 1. Partisi ulang hard disk. Linux membutuhkan minimum dua partisi: root (untuk OS dan data) dan swap (virtual memory, sebesar 2 kali RAM). Gunakan program seperti PartitionMagic (komersial) atau Gparted (free) untuk memartisi tanpa format ulang; 2. Instalasikan program virtual machine seperti VMware Server (gratis) lalu buat virtual machine baru untuk menginstal linux di dalamnya; 3. Menggunakan program CoLinux, Linux bisa dipasang bersama-sama Windows dalam satu partisi/hard disk.
  5. Q: Apakah Linux punya tampilan seperti Windows atau hanya tampilan CLI/ala DOS saja? Semudah apakah menjalankan Linux?
    A: Destop Linux sudah lama mempunyai tampilan grafis/GUI. Konsep Linux yang memisahkan antara core (kernel) dan tampilan memberikan alternatif tampilan desktop yang beragam. Dua desktop yang populer adalah Gnome dan KDE. Desktop lainnya antara lain: Xfce, BlackBox, Enlightenment, WindowMaker, AfterStep, dan IceWM. Beberapa desktop dirancang menyerupai Windows dalam pengoperasiannya, beberapa yang lain mempunyai look-and-feel yang lain sama sekali. Namun secara umum, Linux cukup mudah digunakan.
  6. Q: Saya dengar Linux banyak digunakan di server. Apakah Linux cocok digunakan untuk desktop?
    A: Memang, Linux sangat populer di server (terutama web server) karena faktor kinerja dan harga yang bersaing dan juga fleksibilitasnya (dapat dijalankan di hardware manapun). Fleksibilitas ini berarti juga Linux mampu mendukung kebutuhan pengguna desktop pada umumnya. Anda hanya perlu memilih distro yang tepat.
  7. Q: Saya pernah dengar Linux, RedHat, Ubuntu, Fedora, SUSE, Mandrake. Apakah perbedaannya?
    A: Linux adalah istilah generik yang mengacu pada sistem operasi yang menggunakan kernel (inti) Linux, yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds. Secara teknis, Linux hanyalah sebuah kernel, yang belum siap pakai sebagai sistem operasi. Agar dapat digunakan, pengembang lain menambahkan tools dan aplikasi sampai siap untuk digunakan yang dinamankan distribusi Linux (distro Linux). Karena sifatnya yang terbuka, ada banyak distro Linux yang dikembangkan oleh komunitas di seluruh dunia. Jadi, menginstal Linux adalah menginstal distro Linux. Nama-nama seperti RedHat, SUSE, Ubuntu mengacu pada distro Linux, yang dikembangkan oleh pihak-pihak yang berbeda. Perbedaan mereka terletak pada komposisi aplikasi dan tools yang dipaket bersama kernel Linux. Secara kasat mata, perbedaan terlihat pada tampilan desktop, cara instalasi, konfigurasi, dan cara menggunakannya.
  8. Q: Distro Linux apa yang sebaiknya saya gunakan (sebagai pemula)?
    A: Lagi-lagi jawabannya sangat relatif. Secara umum, pilihlah distro Linux yang mudah digunakan. Mudah di sini relatif, namun disarankan dua syarat: distro yang mudah digunakan secara teknis, seperti Ubuntu, PCLinuxOS, SUSE, Fedora, atau Mandriva, juga mudah untuk mencari bantuan, dalam hal ini distro yang banyak digunakan di lingkungan Anda. Carilah teman terdekat Anda yang sudah rutin menggunakan Linux dan mintalah referensi untuk distro Linux yang digunakan. Jika Anda menggunakan internet, gunakan DistroWatch untuk memilih distro Linux populer di dunia. Untuk distro Linux Indonesia, cobalah ad-12 Labs.
  9. Q: Di sekitar saya tidak ada yang menggunakan Linux, ke mana saya harus meminta tolong/bantuan jika mengalami kesulitan?
    A: Sumber daya Linux sekarang ini sudah banyak mengalami kemajuan dibandingkan 10 tahun yang lalu. Internet adalah sumber daya terbaik untuk mencari bantuan mengenai Linux. Jika Anda seorang mahasiswa, carilah di klub komputer di kampus Anda, biasanya ada klub pengguna Linux yang bisa membantu. Anda juga bisa menghubungi klub pengguna linux Indonesia (KPLI) di kota Anda atau kota terdekat. Majalah InfoLinux, yang beredar tiap bulan adalah sumber daya tertulis terbaik untuk memperoleh informasi mengenai Linux, dengan binus DVD berisi distro Linux yang bisa langsung dicoba.
  10. Q: Katanya Linux itu gratis, bagaimana cara mendapatkannya? Lalu mengapa ada distro Linux yang dijual, dan ada yang harganya mahal?
    A: Ya, memang Linux dirilis secara terbuka (open source), dalam pengertian kode (source code) yang boleh digunakan secara bebas, asal tidak mengubah lisensi (membatasi kebebasannya). Bebas di sini termasuk bebas dijual dengan harga berapapun. Namun, biasanya yang dijual (bandrol) mahal itu adalah support servicenya, yang ditujukan bagi pengguna korporat yang mengutamakan jaminan operasional. Hampir semua distro Linux tersedia gratis, bahkan yang komersial pun biasanya tersedia versi gratisnya. Anda bisa mendownloadnya tanpa biaya dari internet. Namun, sebagai pemula, Anda disarankan untuk mendapatkan Linux dalam bentuk siap pakai (CD/DVD). Anda bisa membeli di toko yang menjual program komputer (tidak disarankan, karena versi yang tersedia biasanya outdated), membeli di toko yang khusus menjual distro Linux (agak susah dicari secara fisik, biasanya online), mencari di klub komputer/pengguna linux terdekat (Anda biasanya bisa mendapatkan/mengopi secara cuma-cuma), atau membeli majalah/buku komputer yang menyisipkan bonus CD/DVD berisi distro Linux (majalah InfoLinux adalahyang rutin menyediakannya).
  11. Q: Susahkan menginstal Linux bagi seorang pemula? Bagaimana dibandingkan dengan Windows?
    A: Cara instalasi distro Linux sudah sangat maju dibandingkan sepuluh tahun lalu, semuanya berbasis grafis, dan percaya atau tidak, lebih mudah dibandingkan Windows. Kemudahan instalasi Linux karena dalam satu prosedur sekaligus menginstal driver dan aplikasi (Office, Internet, Grafis), dan hanya dibutuhkan sekali restart (Windows membutuhkan minimal dua kali restart). DIstro Linux modern menggabungkan liveCD/DVD yang akan menjalankan sistem Linux langsung dari CD/DVD saat dijalankan (boot dari CD/DVD), bisa langsung dicoba/digunakan, dan bisa langsung diinstalasi dari tampilan desktopnya.
  12. Q: Bagaimana dengan program aplikasi di Linux, apakah seperti yang biasa saya gunakan di Windows?
    A: Oke, memang sebagian besar aplikasi Windows tidak tersedia di Linux. Namun harus diingat bahwa sebagian besar aplikasi populer di Windows bersifat komersial dan berharga relatif mahal bila dibandingkan harga hardware komputer kita. Di Linux, sebagian besar aplikasi bersifat terbuka (open source) dan gratis. Beberapa aplikasi bisa menggantikan aplikasi yang sama di Windows (misalnya OpenOffice untuk menggantikan MS Office, Mozilla Firefox untuk menggantikan Internet Explorer, gimp untuk menggantikan Adobe Photoshop), namun tentu saja tidak sepenuhnya. Bisa dikatakan, fungsi-fungsi aplikasi di Windows (office, grafis, internet, multimedia) juga tersedia di Linux, dan sebagian besar fungsi yang diperlukan bisa dilakukan.
  13. Q: Oke, saya sudah mendapat gambaran mengenai Linux. Bagaimana saya harus memulai?
    A: Yang paling penting, carilah bantuan! (lihat poin 9 di atas). Mintalah saran untuk memilih distro Linux yang tepat. Kemudian dapatkan distro Linux itu dalam bentuk CD/DVD dan cobalah melakukan instalasi sendiri (dengan bimbingan teman Anda). Setelah berhasil, cobalah menggunakan Linux untuk menjalankan aktivitas sehari-hari (mengetik, main game, internet, mendengarkan musik, menyetel film, menggambar, mengedit foto). Kumpulkan masalah yang timbul dan diskusikan kembali dengan teman Anda (atau klub pengguna linux terdekat, atau carilah bantuan di internet). Mungkin dalam jangka waktu tertentu Anda akan bisa melupakan Windows, atau sebaliknya Anda kapok menggunakan Linux dan kembali ke Windows. Hei, ini negara bebas!
  14. Q: Oke, saya sudah cukup menggunakan dual-sistem, bagaimana cara menghapus (unistal) Windows/Linux dari dual-sistem saya?
    A: Untuk menghapus (partisi) Windows, identifikasi nama partisi Windows di linux (biasanya /dev/hda1 atau /dev/sda1) lalu gunakan program fdisk untuk menghapus partisi itu dan membuat partisi baru bersistem LInux (ext3 atau reiserFS). Lalu gunakan program mke2fs atau mkreiserfs untuk memformatnya. Terakhir, mount partisi baru ke file system dan konfigurasi ulang boot manager dengan mengedit file /boot/grub/menu/lst. Untuk menghapus partisi Linux dari Windows, gunakan applet Computer Management dari Control Panel, Administrative tool. Masuk ke disk management, carilah partisi Linux (biasanya berlabel unknown partition), klik kanan pada partisi, pilih delete partition, lalu klik kanan lagi dan pilih create partition, selanjutnya format. Anda juga harus menghapus boot manager (GRUB/Lilo) menggunakan perintah baris FDISK /MBR.
  15. Q: Wah, jawaban Anda terlalu rumit, bisa diperjelas lagi nggak?
    A: Sekali lagi, tidak mungkin untuk membahas semua hal di sini, Anda juga akan jenuh membacanya. Silakan menanyakan hal-hal yang lebih teknis kepada pihak terdekat yang Anda percayai, atau cari bantuan di internet. Penulis dengan senang hati akan melayani pertanyaan Anda via comment atau e-mail (imamindrap at yahoo dot com). Sebutkan nama, pekerjaan, spek komputer (hardware dan software) dan distro Linux yang sedang/akan digunakan. FAQ ini akan terus dikembangkan dan diperbaiki jika diperlukan. Selamat Mencoba!

2 pemikiran pada “Linux for Beginners (Yet Another Linux FAQ)

  1. Maaf, sy mengalami kendala pada pertanyaan ke 14, sy sdh bisa masuk ke disk management dari windows, sy berniat menghapus partisi linux, dengan klik kanan pada partisi linux kemudian delete, create dan format bisa dilakukan, tapi untuk menghapus boot manager (grub) menggunakan perintah FDISK /MBR ini sy harus masuk kemana dulu agar bisa menggunakan perintah FDISK /MBR.
    Terima kasih atas nasehatnya. sy benar2 dalam kebingungan untuk menghapus grub nya.

  2. Anda bisa melakukan itu dengan melakukan booting dari media selain hardisk (floppy/disket/flashdisk/CD) yang berisi sistem DOS, yang akan menampilkan command prompt setelah booting. Anda bisa membuat flashdisk yang bootable dengan utiliti HP USB Disk Storage Format Tool. Lebih lanjut, silakan lihat informasi di situs http://www.bootdisk.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s