Cerita dari Kampung Halaman

Tempatku pulang sebenarnya bukanlah kampungku sebenarnya. Saat kecil,
kami selalu berpindah-pindah rumah mengikuti pekerjaan ayahku. Baru
setelah pensiun, rumah tempatku pulang sekarang menjadi rumahku, paling
tidak sampai aku punya rumah sendiri. Toh, rumah kami dulu adalah rumah
kakekku, jadi lingkungan sekitarnya sudah akrab denganku sejak kecil.
Kampung kami sangat tenang, sebagian besar penghuninya warga senior
yang tinggal secara turun-temurun. Ayahku mungkin salah satu yang
mengikuti pola tersebut karena tinggal di rumah ayahnya (kakekku).
Sekarang, kampungku sudah jauh berubah. Sebuah kampus perguruan tinggi
tumbuh di depan rumahku, perlahan-lahan mekar ke sekitarnya, mengubah
wajah lingkungan seluruhnya. Kampung senior telah bercampur suasana
kampus, infrastruktur penunjang kampus pun tumbuh di sekitarku, rumah
kost, warung makan, wartel, warnet, fotokopi. Yang paling mencolok
barangkali bangunan kampus itu sendiri yang semakin sesak dalam kampung
yang memang tidak didesain sebagai kawasan pendidikan. Satu per satu
bangunan di sekitarnya menjadi korban ekspansinya. Terakhir, saat aku
pulang kemarin, dua rumah antik di depan rumahku telah berubah menjadi
lapangan parkir sepeda motor. Sebelumnya, sekolah dasar di sebelah
kedua rumah itu telah menjadi lapangan parkir mobil, dan sekolahnya
sendiri harus bergeser dan bergabung dengan sekolah lain di dekatnya.
Dua rumah di samping rumahku adalah rumah kost yang lumayan besar,
menjepit rumah kecil kami di tengah-tengahnya. Dalam hati aku berpikir,
inilah kemajuan dunia pendidikan kita, mengubah lingkungan di
sekitarnya tanpa bisa dicegah. Dan yang tersisa dari perantau saat
pulang ke kampung halamannya hanyalah sebatang pohon mangga yang
tersisa di seberang rumah. Perubahan memang tidak untuk disesali atau
ditangisi, karena kampung halaman adalah tempat hati kita tertambat, di
manapun itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s