Red Leaves: A Tale of Murder and Suicide

Membaca buku ini bisa membuat Anda tak bisa tidur. Tentu saja, buku ini bercerita tentang pembunuhan, bunuh diri, teror, dan tragedi yang susul-menyusul. Namun, yang paling menyeramkan adalah kedekatan tokoh utama cerita ini dengan diri Anda, orang biasa. Anda tak akan bisa tidur membayangkan hal serupa terjadi pada diri Anda.
Thomas H. Cook menulis buku ini dengan memenggal bagian akhir buku ini menjadi ‘pengantar’ tiap bagian cerita keseluruhan, bagaikan potongan jigsaw puzzle yang baru lengkap setelah membuka halaman akhir. Secara singkat, buku ini bercerita tentang Eric Moore, seorang pemilik toko cuci cetak foto di sebuah kota kecil yang hidup dengan istrinya, Meredith, dan anak tunggalnya, Keith yang berusia 15 tahun. Eric mencoba melepaskan diri dari masa lalu yang suram, saudara perempuannya Jenny meninggal di usia 8 tahun karena kanker otak, ibunya meninggal karena kecelakaan mobil saat ia akan lulus SMA, ayahnya bangkrut dan akhirnya terdampar di panti jompo, dan kakaknya, Warren, menjadi alkoholik dan hidup menyendiri.
Kedamaian Eric terusik saat Amy Giordano, gadis berusia 8 tahun menghilang. Keith, yang saat itu menjadi penjaganya, menjadi satu-satunya tersangka. Sepanjang buku ini, Eric berusaha mengatasi kecurigaannya kepada Keith, yang amat tertutup kepadanya, dan keinginannya untuk melepaskan anak satu-satunya itu dari tuduhan. Keingintahuannya menembus ke masa lalunya, dan membuka tabir rahasia keluarganya yang terdalam. Akhirnya, Eric harus menanggung akibatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s