Bekerja, Belajar, Bermain

Tiga hal yang nampaknya bertentangan, namun sebenarnya bila dipadukan akan menjadikan pekerjaan tidak lagi menjadi ‘kewajiban’, belajar tidak lagi ‘menjemukan’, dan bermain menjadi lebih produktif. Kebanyakan yang berhasil menerapkannya adalah yang bekerja sesuai hobinya. Sehingga kadang-kadang keluar guyonan, nggak dibayar juga nggak apa-apa… Meski tentu akan lain pertimbangannya kalau sudah ‘berbuntut’ di belakangnya. Tak bisa lagi hanya memiirkan diri sendiri (dan idealisme), karena kenyataan yang lebih pragmatis sudah ada di depan mata dan tidak bisa dihindarkan. Pertimbangan bekerja kembali ke orientasi hasil, bukan proses. Syukur-syukur bisa belajar, apalagi bermain🙂 Karena saat kita belajar atau bermain dengan memikirkan hasil, saat itu juga kita berhenti. Karena kadang-kadang proses bermain/belajar itu tidak membuahkan hasil (konkret). Akhir kata, selamat bermain dan/ belajar dan/ bekerja!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s