Down and Out…

Hari ini sempat terisolasi dari internet gara-gara server gateway di kantor down…Windows NT 4.0 SP6 akhirnya menyerah. Setelah admin menyerah, dipasanglah Linux Waroeng IGOS buat proxy, dan server Windows 2000 buat DHCP server. Sebenarnya penulis sudah menyarankan agar menggunakan distro Linux yang lebih ‘internet-friendly’, terutama yang berbasis Debian. Sayangnya, admin kami masih terjangkit ‘Debianphobia’. Padahal kalau pakai Debian semua aplikasi tinggal di-apt-get dan tidak usah di-setup lagi, semua servis akan berjalan secara otomatis. Sementara Waroeng IGOS sudah cuma 1 CD, nginstal aplikasinya susah (hari gini masih pake RPM…?), dan apt-nya tidak valid repositorinya (pake server Gunadarma…?). Betul-betul menyusahkan. Dikompori pake Ubuntu, katanya susah karena nggak ada user root-nya🙂

Satu pemikiran pada “Down and Out…

  1. sama gw juga sependapat. debian itu mudah. tapi pengetahuan kita tidak akan berkembang, karena sampai kapan pun kita tidak akan pernah menemui kesulitan. kita selalu mengandalkan apt-get. kesulitan adalah bagian dari pengetahuan (tentunya apabila telah terpecahkan).

    Ubuntu gak cocok tuk dijadikan manajemen server. Lebih cocok buat ngetik aj, hehehe.

    bukan bermaksud menjelekkan almamater gunadarma, tapi networking gundar emang ga reliable.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s