Antara DVD Bajakan, DVD Asli, dan VCD Asli

Disclaimer: Tulisan ini tidak menganjurkan atau mendorong pembajakan, hanya pengalaman empiris dari seorang penggemar film dengan kemampuan pas-pasan (kadang pas lebih, kadang pas kurang).

Kalau film Indonesia sedang merangkak, perbioskopan Indonesia justru menuju kepunahan. Hampir tak terlihat lagi bioskop kelas menengah ke bawah. Konon karena habis digempur VCD/DVD bajakan. Sangat menyedihkan, mengingat pengalaman Penulis waktu kecil, bioskop adalah sarana hiburan dan rekreasi terbaik. Saat usia Penulis belum genap 17 tahun, sudah terbiasa menikmati film-film macam Mississippi Burning, Ghost, dan Fabolous Baker Boys (he he he he…tentu saja ceritanya belum bisa dipahami, bahkan adegan begituannya juga).

Teknologi VCD baru menyebar luas mendekti abad 21. Sebelumnya, cakram VCD ini terbatas peredarannya dan harganya cukup tinggi (walau sama-sama bajakan). Di tahun 2000-an, VCD bajakan merajalela. Dua tahun terakhir, giliran DVD bajakan naik daun, harganya merosot drastis (terpaut sedikit dengan VCD bajakan) dan kualitas gambarnya lebih bagus (suaranya juga lumayan baik).

Di sisi lain, VCD dan DVD asli pun mulai muncul, dan harganya belakangan pun semakin turun. Tak jarang diberikan diskon besar-besaran di beberapa toko, sampai 70%. Tak jarang Penulis menemui diskon sampai harga 5-10 ribu per judul. Belakangan, harga DVD asli pun ikut dipangkas ke tingkat 50-80 ribu. Masih lumayan tinggi memang, namun bagi penggemar film fanatik dan kolektor, bisa dijadikan pertimbangan.

Jadi, pertimbangan apa yang seharusnya digunakan saat memilih format film? Berikut ini beberapa saran :

  1. DVD sangat superior dalam kualitas gambar dan suara, tentunya jika perangkat keras Anda mendukung (sistem Home Theater). Selain itu, DVD juga memberikan materi ekstra seperti behind the scene (pembuatan film), wawancara, profil dan biografi, deleted scene (adegan yang dihilangkan), trailer, dan video klip.
  2. DVD asli menyertakan fasilitas secara lengkap, dan subtitel bahasa Indonesia (juga di VCD asli), yang di versi bajakannya kadang-kadang super ngaco (terutama film-film keluaran terbaru).
  3. Kompatibilitas keping DVD (bajakan) di player DVD dan drive DVD di PC berbagai merek sangat bervariasi, juga fasilitas yang disertakan. Juga bagi pengguna komputer, Anda harus menginstalasikan codec MPEG2/DVD decoder sebelum bisa memutar DVD di PC Anda.
  4. Jika Anda tidak mementingkan kualitas suara (untuk film-film drama), Anda cukup bisa menikmatinya dalam format VCD (asli).
  5. Jika ingin menikmati DVD (bajakan) kualitas tinggi, Anda bisa menyiasatinya dengan memilih film keluaran lama (2 tahun yang lalu atau lebih). Anda juga bisa memantau perbandingannya dengan versi DVD asli melalui internet atau di toko-toko yang menjualnya.
  6. Dari tadi VCD bajakan nggak dibahas, karena hari gini masih nonton VCD bajakan gitu loh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s