Ngoprek Linux in One Week

Gara-gara Open House IGOS, komputer yang sehari-hari menggunakan WinXP harus dioprek menggunakan Linux. Pilihan pertama adalah Ubuntu, setelah menerima 10 set CD asli dari ShipIt. Instalasi berjalan mulus, kecuali suara yang sama sekali tidak keluar. Terbiasa sehari-hari bekerja dengan iringan musik tentu tidak lucu jika tiba-tiba suasana menjadi sunyi senyap. Untuk keperluan pameran, paket-paket AMP (Apache, MySQL, dan PHP) harus diinstal, mengambil dari mirror komo.vlsm.org, cuma salah ambil, bukan dari mirror Ubuntu, tapi dari Debian. Akibatnya, setelah pameran, Ubuntu harus diinstalasi ulang. Seminggu mengoprek suara, akhirnya Penulis menyerah. Semua trik dari Dokumentasi Ubuntu, Forum Ubuntu, dan UbuntuGuide sudah dicoba tanpa hasil. Langkah terakhir, instalasi driver NForce dari Nvidia dibatalkan karena harus kompilasi ulang kernel. Langkah alternatif lain dengan mencoba Kubuntu, varian Ubuntu dengan KDE juga tidak berhasil. Percobaan lain juga dilakukan menggunakan: Knoppix (berhasil), Move (berhasil), Mepis (gagal), SUSE (gagal). Akhirnya, Penulis mencoba DebianPure, dengan mendownloadnya selama tiga hari dua malam. Instalasi berjalan seperti halnya Debian, dengan instalasi base system, reboot, lalu instalasi lanjutan dengan skip apt repository, finish, dan selanjutnya mengeksekusi skrip instalasi kde atau gnome dari CD. Akhirnya sistem Debian berbasis KDE (atau KDE berbasis Debian) pun berhasil dijalankan! (lengkap dengan lagu-lagu nan merdu).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s